Open/Close Menu Ramah perilaku kami, Santun budaya kami, Sungguh-sungguh cara kerja kami

Kanker kelenjar getah bening adalah kanker yang berkembang pada kelenjar getah bening (limfoma). Kanker dapat berkembang di kelenjar getah bening disebut sebagai kanker primer. Jika kanker menyebar ke kelenjar getah bening dari bagian tubuh lainnya dikenal sebagai kanker sekunder atau metastasis.

Faktor Risiko Kanker Kelenjar Getah Bening

Faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko limfoma berdasarkan jenisnya meliputi:

Baca juga: Penjelasan, Penyebab dan Jenis Malaria

1. Limfoma Non-Hodgkin

Berikut faktor risiko dari Limfoma Non-Hodgkin:

  • Defisiensi Imun

Ini bisa disebabkan oleh sistem kekebalan yang lemah dari human immunodeficiency virus (HIV) atau AIDS, atau menggunakan obat penekan sistem kekebalan setelah transplantasi organ.

  • Penyakit Autoimun

Penderita penyakit autoimun tertentu, seperti rheumatoid arthritis dan penyakit celiac, memiliki peningkatan risiko limfoma.

  • Usia

Limfoma paling sering terjadi pada orang berusia di atas 60 tahun. Namun, beberapa jenis lebih sering terjadi pada anak-anak dan bayi.

  • Jenis Kelamin

Wanita lebih mungkin mengembangkan beberapa jenis limfoma tertentu, dan pria lebih mungkin mengembangkan jenis lainnya.

  • Etnis

Orang Amerika yang berkulit putih lebih mungkin mengembangkan beberapa jenis limfoma daripada orang Afrika-Amerika atau Asia-Amerika.

  • Infeksi

Orang yang pernah mengalami infeksi seperti human T-cell leukemia/lymphotropic virus (HTLV-1), Helicobacter pylori, hepatitis C, atau Epstein-Barr virus (EBV) dikaitkan dengan peningkatan risiko.

  • Paparan Kimia dan Radiasi

Orang yang terpapar bahan kimia dalam pestisida, pupuk, dan herbisida juga berisiko lebih tinggi. Radiasi nuklir juga dapat meningkatkan risiko pengembangan NHL.

  • Kelebihan Berat Badan

Obesitas juga telah dikaitkan dengan limfoma sebagai faktor risiko terkena NHL, tetapi diperlukan lebih banyak penelitian untuk memahami faktor risiko yang mungkin terjadi.

2. Limfoma Hodgkin

Faktor risiko limfoma Hodgkin meliputi:

  • Usia

Lebih banyak kasus didiagnosis limfoma hodgkin pada orang antara usia 20 dan 30, dan pada orang di atas 55.

  • Jenis Kelamin

Pria lebih mungkin mengembangkan limfoma jenis ini daripada wanita.

  • Riwayat Keluarga

Jika saudara kandung didiagnosis dengan jenis kanker ini, mungkin Anda berisiko lebih tinggi.

  • Mononukleosis Menular

Infeksi Epstein-Barr virus (EBV) dapat menyebabkan mononukleosis. Infeksi ini dapat meningkatkan risiko limfoma.

  • Kemakmuran

Individu yang berasal dari latar belakang dengan status sosial ekonomi yang lebih tinggi memiliki risiko lebih besar untuk jenis kanker ini.

  • Defisiensi Imun

Orang dengan HIV memiliki risiko lebih besar untuk mengembangkan limfoma.

Baca juga: Kenali Jenis, Penyebab dan Gejala Kanker Prostat

Pengobatan Kanker Kelenjar Getah Bening

Pengobatan kanker limfoma tergantung dari organisme penyebabnya. Jika terjadi karena infeksi bakteri, biasanya diberikan antibiotik per-oral (melalui mulut) atau intravena (melalui pembuluh darah).

Kelenjar getah bening yang terkena bisa dikompres untuk membantu mengurangi rasa sakit hangat. Biasanya jika infeksi telah diobati, kelenjar akan mengecil secara perlahan dan rasa sakit akan hilang. Kadang-kadang kelenjar yang membesar tetap keras dan tidak lagi terasa lunak pada perabaan.

Inilah pilihan pengobatan kanker kelenjar getah bening, di antaranya:

1. Pemberian antibiotik

Pemberian obat-obatan berupa antibiotik adalah cara umum untuk mengatasi pembengkakan dan infeksi bakteri di dalam tubuh. Apabila kelenjar getah bening yang bengkak disebabkan oleh virus, maka biasanya pasien akan diberikan obat-obatan untuk meringankan gejala.

2. Perawatan kanker

Perlu dipahami dulu bahwa perawatan yang dilakukan akan berbeda-beda. Meskipun demikian, tahap perawatan baru benar-benar bisa dilakukan ketika kelenjar getah bening memang bengkak dan disebabkan oleh kanker. Perawatannya bisa terdiri dari terapi radiasi, operasi, atau kemoterapi.

3. Pengobatan di rumah

Anda juga bisa melakukan pengobatan kanker kelenjar getah bening sendiri di rumah. Pengobatan sendiri seperti ini memang tidak akan 100% menghilangkan, namun bisa membantu meredakan. Berikut beberapa pilihannya:

  • Konsumsi obat pereda rasa nyeri.
  • Dikompres dengan air hangat.
  • Berkumur air garam.
  • Beristirahat yang cukup.

Pencegahan Kanker Kelenjar Getah Bening

Banyak faktor risiko NHL berada di luar kendali langsung seseorang. Namun, faktor-faktor berikut dapat dikendalikan sebagai upaya pencegahan

1. Limfoma Non-Hodgkin

  • Menghindari perilaku yang meningkatkan kemungkinan terkena AIDS dan infeksi hepatitis C, yang keduanya melemahkan sistem kekebalan tubuh.
  • Menghindari paparan radiasi.
  • Mempertahankan berat badan normal dan makan makanan sehat.
  • Meski jarang, beberapa wanita mengembangkan limfoma di jaringan parut di sekitar implan payudara. Jadi, keputusan untuk mendapatkan implan payudara harus dipikirkan dengan matang.

2. Limfoma Hodgkin

Beberapa faktor risiko yang diketahui untuk limfoma Hodgkin dapat dikendalikan, sehingga tidak mungkin untuk mencegah sebagian besar kasus penyakit ini.

Infeksi dengan HIV, virus penyebab AIDS dapat meningkatkan risiko, jadi salah satu cara untuk mencegah risikonya adalah dengan menghindari faktor risiko HIV, seperti penggunaan narkoba suntik (IV) atau hubungan seks tanpa kondom dengan banyak pasangan.

source: doktersehat.com

Write a comment:

*

Your email address will not be published.

© 2020 - Apotek Ceper support by PT. PMI

Telepon Kami       (0272) 555 400