Open/Close Menu Ramah perilaku kami, Santun budaya kami, Sungguh-sungguh cara kerja kami

Malaria adalah salah satu penyakit yang bisa membahayakan nyawa. Penyakit malaria ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles yang terinfeksi. Nyamuk yang terinfeksi membawa parasit Plasmodium. Ketika nyamuk ini menggigit Anda, parasit dilepaskan ke aliran darah Anda. Simak dibawah ini apa itu malaria? Penyebab Malaria? jenis-jenis malaria?

Apa Itu Malaria?

Malaria adalah penyakit serius akibat parasit yang gejalanya mirip seperti flu yaitu demam tinggi dan kedinginan. Saat parasit ada di dalam tubuh, parasit akan pergi ke hati tempat untuk berkembang biak.

Setelah beberapa hari, parasit dewasa memasuki aliran darah dan mulai menginfeksi sel darah merah. Dalam waktu 48 hingga 72 jam, parasit di dalam sel darah merah berlipat ganda, menyebabkan sel yang terinfeksi terbuka.

Ada tiga aspek penting dalam siklus hidup malaria:

  • Nyamuk Anopheles membawa parasit dan merupakan tempat parasit memulai siklus hidupnya.
  • Parasit (Plasmodium) memiliki banyak subspesies, masing-masing menyebabkan tingkat keparahan gejala yang berbeda dan menanggapi berbagai perlakuan.
  • Parasit pertama kali bergerak ke hati manusia untuk tumbuh dan berkembang biak. Kemudian bergerak dalam aliran darah dan menginfeksi dan menghancurkan sel darah merah.

Di Indonesia sendiri, berdasarkan catatan Kementerian Kesehatan, jumlah kasus malaria tahun 2017, 90 persennya berasal dari Papua, Papua Barat, dan NTT. Hal itu menandakan, sekitar 73,7 juta penduduk Indonesia hidup di daerah endemis malaria.

Selain itu, data tersebut mengungkapkan, dari jumlah 514 kabupaten/kota di Indonesia, 266 (52%) di antaranya wilayah bebas malaria, 172 kabupaten/kota (33%) endemis rendah, 37 kabupaten/kota (7%) endemis menengah, dan 39 kabupaten/kota (8%) endemis tinggi.

Baca juga: Penyebab, Gejala dan Faktor Kanker Paru – Paru

Penyebab Malaria

Nyamuk yang terinfeksi parasit adalah penyebab malaria yang utama. Parasit ini ditularkan ke manusia melalui gigitan nyamuk. Parasit P. falciparum menyebabkan bentuk penyakit yang lebih parah dan seseorang yang terkena malaria jenis ini memiliki risiko kematian yang lebih tinggi

Penyebaran malari juga karena parasit yang menyebabkan malaria memengaruhi sel darah merah, seseorang yang dapat terkena malaria apabila terpapar darah yang terinfeksi, seperti:

  • Dari ibu ke anak yang belum lahir.
  • Melalui transfusi darah.
  • Berbagi jarum yang digunakan untuk menyuntikkan narkoba.

Malaria adalah salah satu penyakit yang bisa membahayakan nyawa. Penyakit malaria ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles yang terinfeksi. Nyamuk yang terinfeksi membawa parasit Plasmodium. Ketika nyamuk ini menggigit Anda, parasit dilepaskan ke aliran darah Anda.

Baca juga: Inilah Penyebab Hidung Berdarah

Jenis Malaria

Hingga kini terdapat lebih dari 100 jenis Plasmodium, namun para ilmuwan telah mengidentifikasi lima jenis Plasmodium yang secara khusus mampu menginfeksi manusia, di antaranya:

1. Malaria P. falciparum

Parasit penyebab malaria ini berada di seluruh dunia, tapi mayoritas di Afrika. Diperkirakan 1 juta orang meninggal karena parasit ini setiap tahunnya. Jenis parasit ini dapat berkembang biak dengan cepat menjadi malaria berat, misalnya hingga menyerang otak. Namun, parasit ini tidak menimbulkan kekambuhan.

2. Malaria P. vivax

Parasit jenis ini umumnya terletak di Amerika Latin, Afrika, dan Asia (terbanyak di Asia). Jenis parasit ini memiliki stadium aktif yang dapat mengaktifkan dan menyerang darah setelah berbulan-bulan atau bertahun-tahun.

3. Malaria P. ovale

Parasit umumnya terletak di daerah Afrika Barat, yang secara biologis dan morfologi sangat mirip dengan P. vivax. Parasit ini mampu menyerang golongan darah Duffy negatif, yang merupakan golongan pada mayoritas penduduk sub-Sahara Afrika. Ini menjelaskan bahwa prevalensi parasit ini (bukan P. vivax) sebagian besar di Afrika.

4. Malaria P. malariae

Terletak di seluruh dunia dan satu-satunya parasit malaria yang aktif setiap 3 hari. Jika tidak diobati, P. malariae dapat menyebabkan infeksi kronis yang dapat bertahan seumur hidup.

5. Malaria P. knowlesi

Terletak di Asia Tenggara dan diketahui memiliki siklus 24 jam. Oleh karena parasit ini dapat berkembang biak dengan cepat, dampak yang parah pada tubuh sering dilaporkan.

Setelah mengetahui berbagai jenis parasit malaria seperti di atas, hal penting yang perlu diketahui adalah saat nyamuk yang terinfeksi menggigit Anda, ada sekitar 7 hingga 30 hari sebelum gejala muncul (masa inkubasi).

Masa inkubasi untuk P. vivax biasanya 10-17 hari tetapi bisa juga lebih lama. Sedangkan untuk P. falciparum biasanya memiliki masa inkubasi pendek (10-14 hari). Spesies Plasmodium lain yang menyebabkan malaria memiliki masa inkubasi yang mirip dengan P. vivax.

Source: doktersehat.com

Write a comment:

*

Your email address will not be published.

© 2020 - Apotek Ceper support by PT. PMI

Telepon Kami       (0272) 555 400