Open/Close Menu Ramah perilaku kami, Santun budaya kami, Sungguh-sungguh cara kerja kami

Waspada, 5 Tanda Bahwa Kulit Anda Sedang Stres

Seperti yang dilansir dari laman Healthline dan lainnya, berikut adalah 5 Tanda Bahwa Kulit Anda Sedang Stres:

1. Kulit menipis dan sensitif

Meningkatnya kadar kortisol dalam tubuh akibat stres, dapat memecah protein kulit. Alhasil, kulit Anda akan terasa lebih tipis dan sensitif. Tak jarang, kondisi tersebut membuat Anda rentan terhadap gesekan dan memar akibat benturan.

“Salah satu tanda kulit lebih sensitif adalah kulit perih. Selain itu, stres akan menyebabkan pelebaran pembuluh darah yang menimbulkan kemerahan pada kulit,” tutur dr. Theresia.

2. Mata terlihat lelah

Jika mata Anda terlihat lelah dan kantong mata makin dalam atau hitam, itu bisa jadi tanda kurang tidur. Dan kurang tidur faktanya sangat berhubungan dengan stres.

Saat sebelum tidur, Anda dapat melakukan meditasi atau yoga, membatasi penggunaan gawai, atau minum air hangat agar bisa lebih nyenyak. Untuk gangguan tidur seperti insomnia atau sleep apnea, bicarakanlah dengan dokter untuk penanganan yang lebih tepat.

3. Garis halus serta keriput

Berdasarkan pemaparan dr. Theresia, hormon kortisol yang dilepaskan tubuh ketika stres dapat merusak kolagen dan elastin dalam kulit. Kedua elemen tersebut berfungsi menyokong kulit agar tetap kenyal dan sehat. Tanpa adanya kolagen dan elastis, kulit bisa keriput dan tampak kendur.

4. Peradangan dan iritasi

Gatal-gatal, psoriasis, eksem, dermatitis, hingga rosacea adalah akibat dari kulit yang meradang dan iritasi. Kondisi otak yang sedang stres, bisa menghilangkan kemampuan kulit untuk melembapkan dirinya. Alhasil, timbullah peradangan dan iritasi.

Anda dapat mengurangi peradangan dan iritasi yang dipicu stres dengan memberantas penyebabnya. Ketahui penyebab stres Anda dan lakukan pola hidup sehat, seperti menjaga pola makan, berolahraga, dan terapi.

5. Jerawat akibat meningkatnya produksi minyak

Sudah banyak penelitian yang membeberkan bahwa stres sangat terkait dengan jerawat. Saat stres melanda, hormon pada tubuh jadi tidak stabil dan mampu meningkatkan produksi minyak.

“Stres dapat membuat kulit berjerawat atau bahkan memperburuk jerawat Anda. Itu karena stres menghasilkan hormon kortisol yang dapat memicu produksi minyak berlebih,” ujar dr. Theresia Rina Yunita dari KlikDokter.

Stres mengakibatkan ketidakseimbangan antara bakteri “baik” dan bakteri “jahat” di kulit yang bisa membuat jerawat membandel. Jangan hanya menggunakan obat, namun cari tahu penyebab stres Anda agar kondisi ini dapat teratasi hingga ke akarnya.

source: klikdokter.com

Write a comment:

*

Your email address will not be published.

© 2022 - Apotek Ceper support by PT. PMI

Telepon Kami       (0272) 555 400

Terima kasih telah mempercayakan pengelolaan website Anda dengan Penjuru Media